Memories In The Hearts

Haruskah aku tersenyum penuh bahagia karena menjadi sahabatmu, atau menangis dalam perih derita, karena tak bisa lebih dari itu.

Di antara jemarimu, diciptakan ruang kosong, agar ada tempat untuk diisi oleh jemariku.

Jangan bilang kamu mencintaiku, kecuali dengan kesungguhan. Karena bisa saja aku melakukan hal yang paling gila, dengan mempercayainya.

Memikirkanmu, aku jadi malas tidur. karena, hidupku kini jauh lebih indah dari impian manapun.

Aku selalu berusaha tak menangis karenamu, karena setiap butir yang jatuh, hanya makin mengingatkan, betapa aku tak bisa melepaskanmu.

Kamu tidak pernah bisa kuusir dari pikiranku. Tapi sudahlah, mungkin tempatmu emang di sana.

Ketika kamu menutup diri, aku tau bukan untuk membuatku pergi. Kamu cuma ingin tahu, apakah aku cukup kuat untuk membukanya.

Aku sadar, mencintaimu sama saja menyerahkan padamu kekuatan untuk menghancurkanku.

Tapi aku percaya, kau tak akan menggunakannya untuk itu.

Kamu tau, kenapa aku sedih tadi malam? Aku duduk di dekat seseorang yang paling berarti buatku, namun aku sadar baginya aku mungkin tak berarti apapun.

Tak mungkin aku berhenti mencintaimu.

Aku hanya bisa belajar hidup tanpamu.

Aku ingat kamu ketika seneng, karena aku selalu ingin berbagi kebahagiaan denganmu. Ingat kamu ketika sedih, karena kamu orang yang selalu mengerti perasaanku. Ingat kamu ketika ketawa atau nangis, karena kamu selalu membuat tawaku semakin lebar, dan membuat air mataku berhenti keluar.

Walau kau buat aku menangis, aku tetap mengkhawatirkan keadaanmu. Walau kau semakin acuh, aku malah makin merindukanmu. Bahkan jika kau sebenarnya telah beralih kepada yang lain, aku akan berusaha berbahagia untukmu.


11 komentar:

ragil said...

Ah.. jadi malu nih..!
jangan berlebihan to say
:D

bunda said...

hmmh sabar ..sabar...

senoaji said...

cari lagi sob...

tetetzet said...

@ ragil: iya nih gil.., ifat berlebihan bgt. Eh.., puisinya buat kamu atau saya yach.. Oh.., kayaknya buat kamu gil. Hmm.., jgn2 malah buat orang lain :P

ebenk789 said...

Wah.. JAdi ngerasa Kesindir hehe.. ^_^

Sulae said...

Emangnya ada apaan ... gak ngerti hehehe...

Tp kalo baca2 postingannya kayanya serius deh... Hehehehe... kalo serius gak jd ngomentarin aahh.. lgsung kabur aja... Wkwkwkwkw

ipanks said...

mmm ini kok kayanya surat yap,tapi surat utk sapa yap?hikssss huwaaaaaaa

belajar dan berbagi said...

wew.... tulisan nya tulus bgt... kereennn..
boleh tukar link gak? hehe
thanks

Anonymous said...

Yang lalu biarkan berlalu,itu kan yang kamu selalu dengungkan.....bagaimanapun juga sesuatu di masa lalu, tidak sepenuhnya dapat kita raih..ciayo my Lovely Friend.(AhRa)

Zebhi said...

Pengalaman pribadikah???

Gak usah dibuat susah. Jalani dengan biasa saja tak perlu berlebihan. Karena yg berlebihan itu sebenarnya gak baik... :)

RiP666 said...

hmmm dalem...
semangat aja yah fat

Post a Comment

 

Mom Blog Published @ 2014 by Ipietoon